Lubang Resapan Biopori adalah lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah dengan diameter 10-30 cm dan kedalaman sekitar 100 cm. Lubang ini berfungsi untuk meningkatkan resapan air hujan ke dalam tanah, mengurangi genangan air, dan mengolah sampah organik menjadi kompos.

Banyak wilayah di Indonesia mengalami banjir saat musim hujan dan kekeringan saat musim kemarau. Bahkan, menurut studi World Resource Institute, Indonesia memiliki risiko tinggi mengalami krisis air pada tahun 2040.
Lubang Resapan Biopori (LRB) merupakan upaya sederhana yang dapat diterapkan untuk mengurangi genangan, mencegah banjir, serta mengelola limbah organik yang secara tidak langsung dapat menurunkan emisi karbon. LRB bukanlah solusi tunggal untuk permasalahan air di Indonesia, tetapi jika diterapkan secara bersama-sama dan luas, dapat menjadi solusi yang efektif dalam mengatasi berbagai persoalan air.
Lubang resapan biopori mudah diterapkan siapa saja. Ikuti enam langkah sederhana untuk membantu air meresap, memperkaya tanah, dan mengurangi risiko banjir di lingkungan sekitar.

Lingkungan kamu banjir atau krisis air?
Kita bisa bergerak BERSAMA membuat lubang resapan biopori di:
Caranya gampang, cukup Kontak Kami alamat lengkap kamu.
Kami akan datang dengan alat, edukasi, dan energi positif untuk kamu. GRATIS!



Supported by WebNesia