Gerakan Cegah Banjir dan Krisis Air Dengan Penerapan Lubang Resapan Biopori (LRB)
Membangun kesadaran masyarakat melalui berbagai platform media mengenai pentingnya konservasi air
Bersama masyarakat menerapkan lubang resapan biopori (LRB) secara luas untuk mencegah banjir dan krisis air
Membuka peluang kerjasama dengan berbagai pihak demi mewujudkan visi bersama di bidang lingkungan
Awalnya, gerakan ini diinisiasi oleh Maesa Group pada tahun 2017 berupa penerapan lubang resapan biopori (LRB) di wilayah Ponorogo, Jawa Timur. Kini menjadi gerakan nasional dengan persebaran aksi #MenabungAir di lebih dari 16 kota di Indonesia.
Menurut studi World Resource Institute, Indonesia memiliki risiko tinggi mengalami krisis air di tahun 2040.
Masalah banjir juga melanda beberapa daerah di Indonesia saat musim hujan disebabkan oleh penurunan muka tanah dan krisis resapan air.
70% sungai di Indonesia tercemar limbah domestik (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 2022).
Kami fokus bergerak dengan metode Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai solusi. LRB bukan satu-satunya Solusi tunggal untuk masalah air di Indonesia, tetapi jika diterapkan BERSAMA secara luas, bisa menjadi solusi efektif untuk mengatasi berbagai masalah air.
Gerakan Menabung Air kini telah hadir di berbagai kota di Indonesia. Dari satu titik lubang resapan biopori (LRB) di Ponorogo, kini menyebar menjadi aksi nasional di kota-kota rawan banjir dan krisis air.

Ponorogo
Kota Madiun
Kab. Madiun
Sukabumi
Magetan
Magetan
Wonogiri
Nganjuk
Kediri
Tuban
Surabaya
Jakarta
Banten
Bogor
Makasar
Ternate
Setiap aksi, sekecil apa pun, jika dilakukan bersama, akan menciptakan dampak besar untuk masa depan air Indonesia.


Workshop, kampanye sekolah, dan pelatihan masyarakat tentang pentingnya menjaga air.

Penerapan lubang resapan biopori(LRB) secara massal di wilayah rawan banjir dan krisis air.
Setiap tangan yang menerapkan lubang resapan biopori (LRB) adalah langkah nyata untuk menyelamatkan masa depan air Indonesia. Hingga Januari 2026, gerakan ini terus berlangsung.


Sebuah pencapaian besar untuk konservasi air Indonesia! Per tanggal 18 November 2025, Menabung Air Foundation (MAF) resmi diterima sebagai anggota World Water Council (WWC) dan bergabung dalam College 4 – Civil Society Organizations.
Apa artinya ini bagi kita? Ini bukan sekadar status, tapi langkah nyata menuju panggung dunia. Sebagai organisasi masyarakat sipil yang diakui secara internasional, kini MAF berdiri sejajar dengan para pemimpin global di Marseille, Perancis—pusat pergerakan konservasi air dunia dan rumah bagi World Water Forum.

Relawan Kediri, Jawa Timur

Relawan Tuban, Jawa Timur

Relawan Madiun, Jawa Timur

Relawan Ponorogo, Jawa Timur

Relawan Madiun, Jawa Timur

Relawan Ponorogo, Jawa Timur

Relawan Ponorogo, Jawa Timur

Relawan - Nganjuk

Relawan - Wonogiri, Jawa Tengah

Relawan Tuban - Jawa Timur

Relawan Saradan - Jawa Timur

Relawan - Madiun

Relawan - Madiun

Relawan Madiun, Jawa Timur

Relawan Ternate

Relawan Sukabumi

Relawan Bogor

Relawan Jakarta

Relawan Surabaya

Relawan Makassar

Bergabunglah bersama puluhan relawan kami bantu terapkan lubang resapan biopori (LRB) dan edukasi masyarakat.
Kontak kami profil dan lokasi tinggal kamu!


Upload foto diri dan lubang resapan biopori (LRB) yang sudah diterapkan diinstagram dengan hastag #MenabungAirChallenge lalu tag kami @menabung.air.


Perusahaan / komunitas kamu punya program CSR lingkungan?
Wujudkan visi BERSAMA dengan jadi partner #MenabungAir.
DM kami ide kolaborasimu!


Rp.20.000 = 1 LRB = 1 liter air/hari
Bantu kami wujudkan 1 juta LRB untuk dampak yang lebih luas.


Supported by WebNesia